Sunday, January 15, 2012

HIRED. FIRED.


Too much surprises for these days.
Rasanya seperti... "inikah yang disebut tambah dewasa?"

Gw tau hidup adalah pilihan, dan inilah pilihan yang gw buat. Saat gw telah memutuskan sesuatu, itu berarti gw udah berani membayangkan dan menerima the worst respond, ever. Dan, that is it.
Fired.
Sangat gampang sekali.

Call me irresponsible, or anything you want to judge me, but i KNEW ME, MYSELF best. And i don't really care what people will think about me after your opinion.

Gw punya prinsip gw sendiri, dan gw akuin, gw sangat, sangat mencintai dan menyayangi anak kecil, mengajari mereka dengan cara gw sendiri. Tapi, mungkin jodohnya hanya sampai disini, dan gw masih tetep berharap bisa catch up soon with the other kiddos.

Gw mencintai anak-anak itu, tapi gw lebih mencintai Orangtua gw dan kampung halaman gw. This is my best decision, i though.

Dan, ini pertama kali nya gw 'ditolak' dengan sangat kasar. Rasanya.... mungkin bisa lebih sakit lagi apabila tidak ada persiapan terlebih dahulu.

But i admitted it.
I was wrong.
And we have different sight about this.

Gw sama sekali nggak tahu apakah keputusan gw kali ini bisa dikatakan dewasa, atau bijaksana, yang pasti ini : PILIHAN GW.


Dan belajar dari 'keteledoran' semacam ini, gw berjanji tidak akan bermain-main dengan komitmen dan tanggungjawab lagi. 


Tapi, entah kenapa... aku merasa, lebih lega. 
tanpa penyesalan apapun, karena aku tahu disaat itu, aku telah mengambil keputusan yang tepat :)

Saturday, December 31, 2011

Pantai. Tahun baru. Kembang api (Just a simple wish)

Tahun baru. Kembang api. Terompet. Musik yang bergema dimana-mana. Band. Sorotan lampu yang berkilau manis. Letusan kembang api yang memekakkan telinga sekaligus menyenangkan. Berdiri di pinggir pantai dengan bertelanjang kaki. Deburan kecil ombak yang menjilati ujung jemari kaki. Sorak sorai orang dari kejauhan. Sekaleng soda di tangan. Menyesapnya perlahan. Memejamkan mata. mengucap syukur karena tahun ini terlewati dengan baik dan masih diberi kesempatan untuk berusaha lebih baik lagi di tahun depan. Menghembuskan nafas. Membuka mata. Dan kau... berdiri disampingku. Menatap ke depan. Menatap ke arah hamparan laut tiada bertepi. seperti impian kita, yang selalu ingin menggapai cita yang lebih tinggi lagi.
Just a simple wish.

Pantai. Tahun baru. Kembang api... Kamu. 
Hanya sesederhana itulah impianku untuk perayaan tahun baru. Terkadang rasanya bosan dengan hiruk pikuk kota yang menawarkan kemacetan di malam pergantian tahun, atau sekedar ngumpul bersama, bergadang sampai pagi tiba. Hanya impian yang sederhana, menikmati suasana pantai di malam hari, duduk disana, melihat bintang yang kali ini terhias bersama buncahan warna-warni kembang api yang ramai nan elok, mengobrol tentang resolusi tahun baru, yang ujung-ujungnya akan merembet ke hal-hal tidak penting lainnya.
Just a simple wish.

Tetapi, impian yang sederhana begitu malah seperti mustahil untuk terwujud, karena bagimu itu terlalu romantis bila dilakukan berdua saja. Entahlah, aku hanya sekedar bermimpi untuk memiliki waktu seperti itu denganmu.

Katanya, apabila kita memiliki impian, namun tetap bisa hidup tanpa nya, maka kemungkinan impian itu tercapai akan semakin besar.

Dan...
entahlah. i have forgotten my simple wish, and then you grant for it.

"2 tiket ke Lombok, dan gue bingung mesti ajak siapa lagi. Yuk!" Sepupu mu yang baik hati dan tiba-tiba membeli tiket ke Vietnam itu menghibahkan 2 lembar tiket pesawat PP Lombok yang seketika langsung membuatku ingin terbang ke langit kegirangan.

"Hah? Gratis? Ya mau lah!" Aku menendang gengsiku jauh-jauh, Lombok?! Siapa yang berani menolak?! Dan belakangan aku baru sadar bahwa itu berarti aku hanya akan duduk di pesawat bersamamu saja, jalan-jalan bertanya alamat kesana-sini denganmu, aaaa..! Kalau begitu aku ingin terbang keluar angkasa saja saking senengnya! 

Here we are.

Deburan ombak pantai yang menggelitik kaki di ikuti dengan pasir yang berlomba menyelimuti kakimu itu rasanya... surga. Angin malam yang dingin menusuk, sesayup hingar bingar musik disco dari kejauhan, lampu neon yang berdiri tegak di ujung pantai, dan percikan raksasa kembang api yang menari-nari di hamparan langit berbintang. Sempurna. Aku memejamkan mata. Bersyukur. 
Bye, Wonderful 2011, Hello, Amazing 2012!
Perlahan, kubuka mata.

"Nih," sepotong cheesecake tersodor di muka ku. Raut tersenyummu menyambut sambil menenggak sebotol coke, "cuma itu yang bisa gue culik, yang lain udah habis."


"Wow! thanks!" Aku buru-buru menyantapnya, dan juga merebut coke mu, "pasti udah sebel yah disana? berisik banget?"


Kamu mengangguk, "mending disini aja, enak." tukasmu, lalu duduk di pinggir pantai. Sesaat kemudian, aku duduk di sampingmu. "Sooo..resolution?" pancingku.


"Let it snow. eeeh let it flow! yang penting, gue tetep pengen selalu tersenyum dan seneng kayak gini, that's all!"


Aku terbahak. Tampaknya, aku juga akan mengikuti jejakmu. 
Senantiasa tersenyum bahagia tanpa harus ada alasan terlebih dahulu, berbuat lebih banyak kebaikan tanpa harus mengharapkan apa-apa, membaca lebih banyak buku motivasi untuk dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari, berani mencoba hal-hal baru nan menantang... enjoying this life.

Just a simple wish, right?
Karena hal yang simpel begini, justru telah membuat hidupku sangat bermakna....
Oh ya, kalau aku request satu simple wish lagi, boleh?







 


...bersamamu, selamanya.

Wednesday, December 28, 2011

Review Singkat Vihara di Jakarta

for years, 
visiting different temples or monasteries for once a week, 
giving such meaningful impressions
with each uniqueness.

Saya demen mengunjungi vihara yang ada di Jakarta, karena tiap-tiap vihara entah kenapa punya 'rasa damai' masing-masing dan selalu saja membuat saya terpukau dengan suasananya; 'mengundang' untuk bermeditasi sejenak dan tentu saja melakukan karma baik lainnya. Atmosfir dalam vihara tentu saja selalu mendukung, dan di bawah ini, saya kepingin share vihara-vihara yang pernah dikunjungi dalam beberapa tahun belakangan ini. Anggaplah sebagai temple-traveler untuk sekedar mencicip suasana baru. Monggo dijadikan referensi, tapi tentu saja lebih bagus lagi kalau bisa dibuktikan sendiri! Ehipassiko! :D


Ekayana Grha / Wihara Ekayana Arama

Jl. Mangga II No. 8

Kel. Duri Kepa, Tanjung Duren Barat
Jakarta Barat 11510
Tel. (021) 5687921-22, Fax. (021) 5687923

Pin BB : 2908D29D
 
Vihara ini adalah vihara yang paling dekat dengan tempat tinggal saya, dan merupakan salah satu 'favorit' bagi para mahasiswa dan yang sudah bekerja (khususnya Universitas di wilayah Jakarta Barat), hanya 15 menitan dari Binus, Untar, dan sekitarnya dengan Metromini 91 atau angkot 45. Ngesot saja sedikit, dan hamparan Vihara besar nan megah telah berada di hadapanmu! Jreeeng!
Kebaktian yang sering saya ikuti adalah Kebaktian Umum jam 10 minggu pagi dengan paritta Pali (Theravada). Tapi, kalo lebih nyaman dengan Liam Keng alias Mahayana, bisa datang pagian jam 8 untuk mengikuti kebaktiannya. Saya demen banget sama vihara ini, soalnya adem, Buddha rupang yang mengagumkan, dhammadesana yang variatif (bisa dari praktisi buddhis, Bhikkhu/ni, dll), daaaaaan sesi menyanyi diiringi dengan piano atau gitar! Nyaman!

Tertarik akan kelas meditasi Chan (Zen)? Vihara ini juga sering mengadakan One Day Chan / Day of Mindfulness di akhir pekan, atau bisa ikuti kelas meditasi rutin setiap Kamis malam jam 19.00 - 21.00



Dhammacakka Jaya

Jl. Agung Permai XV Blok C

Sunter Agung Podomoro
Tel. (021) 6471 6739, 641 4304, Fax (021) 645 0206
Jakarta Utara 14350
 


Walaupun letaknya yang jauh dari tempat tinggal saya dan perlu usaha ekstra untuk pergi ke Vihara ini, tapi suasana kebaktian yang natural dan sangat alami seringkali membuat saya kepingin kebaktian di sana lagi. Sisipan inti dhammadesana yang diselipkan di buku paritta juga membuat kita bisa lebih mengerti sama apa yang dibawakan oleh pembicara. Saya pribadi suka banget sama pohon bodhi yang gedeeee dan banyak, rumput-rumput bak camping setelah selesai kebaktian, dan... semuanyaaa! Keren! Bikin saya merasakan syukur yang mendalam karena telah mengenal Buddha-dharma, menghormat dan membayangkan kalau ada suatu masa... Sang Buddha pernah berada di bawah pohon Bodhi ini, bertapa, dan kemudian mencapai penerangan sempurna.

Untuk mencapai vihara ini, ada beberapa alternatif:

* naik busway koridor 9 (Pinang Ranti - Pluit) dan turun di halte Penjaringan, sambung dengan busway koridor 12 (Pluit - Tj.Priok) dan berhenti di halte Danau Agung. Setelah itu, bisa jalan kaki (memang lumayan jauh, sih) atau naik bajaj untuk masuk ke dalamnya.

* naik busway sampai ke halte Kota, dilanjutkan dengan metromini 29 (warna merah) yang memang agak jarang muncul, tapi mantepnya adalah metromini ini berhenti tepat di depan vihara! (Saya pernah takjub, suatu kali saat naik metromini 29 ini, almost semua penumpang di dalamnya "kiri, bang!" waktu si abang berteriak "vihara, vihara!" Cool!

* naik taksi dan sodorin alamat. *plak* *melipir*



Mudita Center
Jl. Bisma Raya Blok A No. 68, Sunter Agung, Jakarta Utara, 14350 
telepon: +6221 6530 5315

Tidak begitu jauh dari Vihara Dhammacakka, ada satu Vihara juga yang membuat saya impressed dengan dekorasi dan suasana nyamannya, Mudita Center. Kebaktian di sini bikin saya selalu kepingin senyum, karena Buddha Rupang-nya yang juga senantiasa tersenyum. Untuk datang ke Vihara ini juga tidak sulit, walaupun terletak di daerah komplek perumahan, bisa ditempuh dengan busway koridor 9 (Pinang Ranti - Pluit) dan turun di halte Penjaringan, sambung dengan busway koridor 12 (Pluit - Tj.Priok) dan berhenti di halte Sunter Karya alias di depan Sunter Mall, lalu... naik ojek!




Vihara Theravada Buddha Sasana

Jl. Pelepah Raya WX I No. 1
Tel. (021) 453 1825
Kelapa Gading Permai
Jakarta Utara 14240



Masih di daerah yang berdekatan, walaupun saya baru pernah sekali mengunjungi Vihara ini di hari Khatina pada malam hari, tapi pohon Bodhi di sini lagi-lagi membuat saya terkagum-kagum! Bhaktisala yang sangat besar, tinggi dan terbuka seakan siap menyambut kedatangan kita kapan saja, jendela-jendela besarnya juga mengelilingi ruangan... sangat alami. Suasana yang back to nature, berhasil menggelitik saya untuk berkonsentrasi dan rileks sejenak. Saya mendapatkan sensasi seperti itu saat saya mengunjungi Vihara ini.



Cetiya Dhamma Mangala
 Jl. Sport Centre Sigala-gala
Sunter Agung 14350


Hari raya Waisak! Menjadi panitia di sini, dan tidak akan bisa ngelupain betapa seru dan asyiknya Siripada Puja yang dilaksanakan di Danau Sunter di seberangnya! A nice small temple. impressing!



Vihara Dharma Sukha Pluit

Jl. Pluit Permai VIII/ 7

Tel. (021) 660-2725, Pluit
Jakarta Utara



Agak berbeda dengan Vihara lainnya, Vihara ini tidak 'lesehan' seperti vihara lainnya, dan menggunakan kursi seperti di Gereja. Vihara yang cukup luas, ruko bertingkat dan nyaman. Pergi ke sana juga cukup praktis (walaupun lagi-lagi terletak di dalam komplek perumahan). Cukup naik busway jurusan Pluit - Pinang Ranti sampai ke pemberhentian terakhir: Pluit Village (Mega Mall), vihara ini ada di seberangnya! (masuk dari jalan di sebelah rumah makan yang berwarna hijau - saya lupa namanya apa, kalau tidak salah Rumah makan bebek goreng h. slamet, cmiiw.)



Vihara Ratana Graha
Komplek Green Ville Blok AL no. 3. 
(Masuk dari jalan di sebelah Saung Green Ville/Super Penyet)


Nah, Vihara ini terletak tidak jauh dari Ekayana, berada di daerah Greenville. Sangat kondusif sekali untuk kebaktian di sini, karena suasana nya tidak begitu ramai dan juga terletak di perumahan. Kalau dari Jakarta Barat, naik metromini 91 kemudian disambung dengan angkot 45 yang berseliwer di Tanjung Duren. Jangan khawatir akan tersasar, karena ada plang di sekitar daerah Greenville. :3


Cetiya Sanghamitta
Taman Kebon Jeruk Interkon
Blok AA 1 no.6 Jakarta Barat



Beberapa kali merayakan Khatina di sini, dengan tujuan bertemu dengan para Bhikkhuni yang inspiring (berhubung Wisma Kusalayani, Maribaya, Lembang - tempat tinggal para Ayya agak sulit dijangkau) : Ayya Santini dan Ayya Sila. Walaupun Cetiya ini kecil, suasana di dalamnya homy abis! Dari Batusari, cukup naik angkot m11 dan berhenti di Meruya, depan mesjid (dekat Superindo).



Vihara Mahavira Graha

Jl. Lodan No. 6-B, Jakarta Pusat 14430 Indonesia 

Tel. (021) 690 92 83/4, Fax. (021) 691 57 29 dan 690 92 82 
Website: www.vmgp.org

 
Terletak di Lodan dan sangat mencolok dengan adanya Buddha Rupang yang menjulang tinggiiiiiii sekali! Belum pernah kebaktian di sana, hanya pernah mengikuti Dhammatalk dari acara kampus, someday will try it. 



anyway, 
tidak peduli Vihara mana yang lebih sreg di hati masing-masing, 
yang penting setiap dari kita telah membangun 'vihara' dalam hati kita, 
senantiasa menghias dan menjaga 'buddha' dalam hati kita 
dengan memupuk perbuatan baik dan menghindari perbuatan buruk. 

Bukankah itu yang paling indah?
Tentu, dibarengi dengan motivasi yang tidak pernah surut, dan tentu saja, suasana vihara adalah salah satu pendukungnya.

Selamat berjelajah, teman-teman sedharma!




*Blog ini sudah ditulis sejak tanggal 27 Desember 2011 
(waktu saya masih kuliah, aktif organisasi kampus dan sebagainya), tak disangka sering juga dikunjungi oleh berbagai kalangan. Berhubung sudah banyak yang berubah (mulai dari rute transportasi dan tempat), maka saya memutuskan untuk 'mempercantik' tulisan ini lagi, dengan harapan yang membaca bisa mendapat informasi yang lebih aktual, dan mencapai vihara yang ingin dituju. Thank you! :)
15-07-2014